Kenali Jang Yeong-sil, kapal selam generasi terbaru dari Korea Selatan

Kapal selam Korea Selatan Jang Yeong-sil (SS-087). Foto: Republik Korea / ROK Navy
Kapal selam Korea Selatan Jang Yeong-sil (SS-087). Foto: Republik Korea / ROK Navy

Kapal baru berbobot 3.600 ton ini mewakili lompatan teknologi dan strategi dalam kemampuan bawah laut Korea Selatan

Angkatan Laut Republik Korea secara resmi meluncurkan kapal selam Jang Yeong-sil (SS-087), yang merupakan kapal pertama dari kelas Changbogo-III Batch-II, dalam sebuah upacara yang digelar pada 22 Oktober di galangan kapal Hanwha Ocean di Geoje.

+ Helikopter Presiden India Tenggelam di Helipad — Lihat Videonya!

Kapal selam baru ini sepenuhnya dirancang dan dibangun dengan teknologi domestik, dan dijadwalkan akan diserahkan kepada armada pada akhir tahun 2027. Dengan bobot 3.600 ton dan panjang 89 meter, Jang Yeong-sil menjadi langkah terbaru dalam program modernisasi perang bawah laut Korea Selatan yang bertujuan memperkuat kemampuan pertahanan strategis negara tersebut.

Menurut Angkatan Laut, proyek ini dikembangkan untuk berperan sebagai aset utama dalam pertahanan maritim Korea Selatan, yang mampu menghadapi berbagai ancaman di sekitar Semenanjung Korea maupun di luar wilayah tersebut. Kapal ini dinamai Jang Yeong-sil, seorang penemu dan insinyur terkenal dari Dinasti Joseon, yang melambangkan perpaduan antara warisan ilmiah dan inovasi teknologi.

Kapal selam Korea Selatan Jang Yeong-sil (SS-087). Foto: Republik Korea / ROK Navy
Kapal selam Korea Selatan Jang Yeong-sil (SS-087). Foto: Republik Korea / ROK Navy

Dalam upacara tersebut, Laksamana Kang Dong-gil, Kepala Operasi Angkatan Laut, menekankan pentingnya peluncuran strategis ini:
“Peluncuran ini menandai kemajuan besar dalam upaya kami untuk membangun angkatan laut yang cerdas dan elit. Saya yakin Jang Yeong-sil, yang dibangun dengan teknologi kami sendiri, akan memainkan peran penting dalam mempertahankan kedaulatan maritim Korea.”

Generasi baru Batch-II ini membawa peningkatan signifikan dibandingkan fase pertama program Changbogo-III (juga dikenal sebagai KSS-III), termasuk sensor yang lebih canggih, daya jelajah lebih jauh, dan kemampuan siluman yang ditingkatkan. Fitur-fitur ini memungkinkan kapal selam untuk menjalankan misi mandiri dan berkepanjangan, termasuk kemampuan meluncurkan rudal jelajah untuk serangan ke darat.

Kapal selam Korea Selatan Jang Yeong-sil (SS-087). Foto: Republik Korea / ROK Navy
Kapal selam Korea Selatan Jang Yeong-sil (SS-087). Foto: Republik Korea / ROK Navy

Setelah peluncuran, kapal selam ini akan menjalani serangkaian uji coba dan evaluasi sebelum secara resmi bergabung dalam layanan operasional, yang dijadwalkan selesai pada akhir tahun 2027.

Hanwha Ocean (sebelumnya Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering – DSME) adalah kontraktor utama dari program KSS-III dan memainkan peran penting dalam transformasi Korea Selatan dari negara pengimpor menjadi produsen dan calon eksportir kapal selam.

Dalam pernyataannya, Angkatan Laut menegaskan kembali komitmennya untuk mengintegrasikan teknologi canggih ke dalam sistem pertahanannya:
“Kami akan terus memperkuat kekuatan maritim kami berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir, untuk memastikan kedaulatan maritim Korea secara berkelanjutan.”

Pengembangan Changbogo-III Batch-II menegaskan posisi Korea Selatan sebagai salah satu negara terdepan di bidang teknik kelautan dan pertahanan bawah laut, sekaligus memperluas potensi ekspor teknologi maritimnya ke negara-negara lain yang tertarik dengan inovasi Korea Selatan.

Sumber dan gambar: X @ROKNAVY_. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan telah ditinjau oleh tim editorial.

Back to top